Baznas Turun Langsung Bantu Korban Banjir di 50 titik Wilayah

Baznas Turun Langsung Bantu Korban Banjir di 50 titik Wilayah

Minggu, 01 Februari 2026

 

Pemberian bantuan logistik dari Baznas Kabuu Bekasi untuk dapur umum warga terdampak banjir di kp. Cangkring Desa Jayalaksana Kecamatan Cabangbungin.


BEKASI, CyberSatu – Di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bekasi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi hadir di garda terdepan membantu masyarakat terdampak banjir. Hingga akhir Januari 2026, Baznas tercatat telah menyalurkan bantuan di sekitar 50 titik lokasi banjir.

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, menyampaikan bahwa kehadiran Baznas dalam penanganan banjir merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk selalu responsif terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat.

“Alhamdulillah, kami sudah turun langsung di sekitar 50 titik banjir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya kepada bekasikab.go.id pada Jumat (30/01).

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya saat banjir terjadi, tetapi juga sejak tahap pra-banjir. Baznas turut membantu penyediaan karung dan bambu untuk penguatan tanggul di sejumlah wilayah rawan banjir seperti Muaragembong, Cabangbungin, dan wilayah pesisir lainnya.

“Kami membantu dari pra-banjir, seperti pemberian karung dan bambu untuk pengamanan tanggul,” jelasnya.

Saat banjir melanda, Baznas menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan, mulai dari makanan siap saji, bahan baku dapur umum, hingga pakaian layak pakai bagi para korban.

“Ada makanan siap saji, ada juga bahan untuk dapur umum, dan pakaian layak pakai untuk warga yang terdampak,” kata H. Aminnulloh.

Selain bantuan logistik, Baznas Kabupaten Bekasi juga mengerahkan relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang telah mendapatkan pelatihan khusus dan berkoordinasi langsung dengan BPBD serta Tagana.

“Kami punya relawan BTB sekitar 25 orang dan mereka langsung turun ke lapangan, termasuk menurunkan perahu karet untuk evakuasi,” ungkapnya.

Perahu karet tersebut telah digunakan di sejumlah wilayah seperti Cikarang Utara dan direncanakan akan kembali diterjunkan di wilayah Tarumajaya, khususnya Desa Samudra Jaya yang masih tergenang banjir.

“Rencananya besok kami akan turun lagi ke Tarumajaya karena kondisi di sana masih membutuhkan penanganan,” ujarnya.

Hingga saat ini, Baznas Kabupaten Bekasi telah menyalurkan bantuan senilai kurang lebih Rp250 juta dalam berbagai bentuk, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring perkembangan kondisi di lapangan.

“Saat ini sudah sekitar Rp250 juta yang kami salurkan, dan itu akan terus bertambah melihat kondisi cuaca yang belum menentu,” katanya.

Meski fokus pada penanganan banjir, H. Aminnulloh memastikan bahwa program rutin Baznas di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami tidak mengesampingkan program reguler seperti pendidikan dan kesehatan. Semua tetap berjalan, hanya saja saat ini banjir menjadi skala prioritas,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Baznas dalam penanganan bencana merupakan bentuk sinergi dan dukungan nyata kepada pemerintah daerah dalam melindungi dan melayani masyarakat.

“Ini bagian dari peran kami untuk membackup pemerintah dan hadir langsung di tengah masyarakat,” tutupnya. 

Red