AUDIENSI: Camat Cibitung, Encun Sunarto dan pendamping PKH Cibitung, Rando usai beraudeinsi bersama tim Badan Pusat Statistik (BPS) yang melakukan kegiatan verifikasi data domisili dan kondisi sosial ekonomi di Kecamatan Cibitung.
BEKASI, CyberSatu – Camat Cibitung Encun Sunarto menegaskan pentingnya perbaikan dan pembaruan data penerima bantuan sosial agar penyalurannya tepat sasaran. Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan tim Badan Pusat Statistik (BPS) yang melakukan verifikasi data penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kantor Kecamatan Cibitung pada Kamis (05/03).
Encun Sunarto menjelaskan, kegiatan verifikasi yang dilakukan bersama BPS dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bagian dari upaya memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
“Ya, hari ini BPS beserta timnya juga didampingi PKH Kecamatan Cibitung melakukan verifikasi kepada masyarakat penerima PBI, khususnya yang diindikasi memiliki penyakit kronis tahunan,” ujarnya.
Ia mengatakan, verifikasi tersebut dilakukan berdasarkan data yang berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Data tersebut kemudian dicek kembali di tingkat daerah untuk memastikan kebenaran dan kesesuaiannya dengan kondisi masyarakat.
“Data ini sifatnya dari atas, dari Kementerian Sosial. Berdasarkan data tersebut ada sekitar sembilan orang di Kecamatan Cibitung yang terindikasi memiliki penyakit kronis dan harus menerima bantuan PBI,” jelasnya.
Menurut Encun, proses verifikasi ini juga menjadi momentum untuk memperbaiki dan memperbarui data penerima bantuan agar lebih akurat dan relevan dengan kondisi terkini masyarakat.
“Kalau melihat kondisi real di masyarakat, tentu masih banyak warga kita yang membutuhkan bantuan. Karena itu saya juga berdiskusi dengan para pendamping PKH agar dilakukan pendataan ulang terhadap masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Ia menilai pembaruan data secara berkala sangat penting agar pemerintah dapat mengetahui kondisi masyarakat secara lebih tepat, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan dalam pembiayaan pengobatan.
“Di bawah kita ada PSM, PKH, TKSK, juga pemerintah desa, kelurahan hingga RT dan RW. Mereka yang paling dekat dengan masyarakat sehingga sangat membantu dalam memastikan data yang disampaikan benar-benar valid,” ujarnya.
Sebagai wilayah dengan jumlah penduduk yang cukup besar, Encun mengakui bahwa dinamika kebutuhan bantuan sosial di masyarakat juga terus berubah seiring waktu.
“Dengan jumlah penduduk sekitar 270 ribu jiwa di Kecamatan Cibitung, tentu ada berbagai kondisi di masyarakat. Ada yang merasa seharusnya menerima bantuan tetapi belum terdata, dan ada juga yang sebenarnya sudah tidak membutuhkan namun masih tercatat sebagai penerima,” tuturnya.
Encun menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci utama dalam memastikan bantuan pemerintah dapat tersalurkan dengan tepat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Intinya jangan sampai bantuan ini salah sasaran. Data harus benar-benar akurat karena dari situlah kebijakan dan penyaluran bantuan ditentukan,” tegasnya. *Red
